Saudagar Bugis Makassar Gelar Pertemuan di CPI Makassar

Senin, 17 Juni 2019

Pertemuan saudagar Bugis Makassar XIX (PSBM ) yang digelar di Center Of Point Indonesia (CPI) Makassar, Minggu (16/6).

Dengan mengambil tema “Bersinergi memajukan pariwisata berbasis kearifan lokal”

Hadir dalam acara ini, Menteri Kemenpan RB, Menteri Pertanian RI, Wakil Gubernur Susel, Sekda Provinsi Sulsel, Forkopimda Sulsel, Bupati Walikota di Sulsel, Para saudagar dari seluruh Indonesia serta luar negeri.

Sambutan dari Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel mengatakan, maksud dari pertemuan ini ada 3 hal,diantaranya; bagaimana membangun silaturrahim ini dengan diadakannya halal bihalal, bagaimana menarik Investor Bugis Makassar dan bagaimana menciptakan kader saudagar bugis di masa mendatang. Dan diakhir sambutannya menyampaikan bahwa bagaimana menciptakan percepatan pertumbuhan ekonomi Sulsel.

Sementara itu, Ketua Kadin Sulsel, H Zulkarnain menyampaikan bahwa ajang ini sebagai ajang bersilaturrahim dengan mencoba berbagai gagasan.

Sedangkan dari Ketua umum KKSS HM Satar Taba mengungkapkan, acara hari ini merupakan salah satu hasil Mubes KKSS, untuk mengadakan pertemuan saudagar Bugis Makassar setiap tahunnya, dimana pelaksanaan pada kali ini sedikit berbeda.

“Peranan Pemerintah menjadi support bagi kami, dalam membangun bersama Sulawesi Selatan dan intinya bagaimana bersinergi antara Pemerintah, saudagar, KKSS untuk ke depannya lebih baik,” urai HM Satar Taba pada akhir sambutannya.

Pada acara dan tempat yang sama, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaeman ST, dalam sambutannya menyampaikan bahwa sangat merasa senang bisa berkumpul dengan para saudagar Bugis Makassar. “Tujuan acara ini, agar terbangun maksimalitas sinergitas, juga dapat membangun keberhasilan-keberhasilan lainnya ke depan,” ungkap Wagub Sulsel.

Dalam penyampaian berikutnya, Wagub Sulsel mengajak para saudagar Bugis Makassar untuk berinvestasi di bidang gas, utamanya City gas di Kabupaten Wajo.

Lanjut dia katakan, tentang berbagai macam potensi yang ada di Kabupaten Wajo diantaranya PT Energi Sengkang, dan bagaimana potensi dari Danau Tempe dengan sumber daya alam serta potensi pariwisatanya.

“Passeloreng yang nantinya akan mengairi persawahan yang ada di Kabupaten Wajo, dimana ini merupakan salah satu Proyek Nasional. Intinya kami sangat bangga dengan potensi yang ada di Wajo serta membuka peluang untuk Investor, untuk datang ke tanah Wajo,” jelasnya.

Di sisi lain, Kemenpan RB, Drs Syafruddin M Si, mengatakan, KKSS ini sudah menembus belahan dunia dan menyaksikan sendiri bagaimana KKSS berkiprah di Spanyol.

Lebuh jauh dirinya pun mengajak, untuk mewujudkan cita-cita pendiri Bangsa Indonesia demi mempersembahkan kepada Rakyat Indonesia, guna dapat menikmati kekayaan alam Indonesia yang melimpah.

“Berikan kepada investor kemudahan berinvestasi, yaitu sederhanakan perizinan,” tandas Drs Syafruddin M Si.

Senada dengan hal tersebut diatas, Wakil Bupati Wajo, H Amran SE, menyampaikan bahwa apa yang disampaikan dari Menteri Kemenpan RB tentang kemudahan berinvestasi dengan penyederhaan perizinan, ini sudah ditekankan kepada dinas terkait yang ada di Kabupaten Wajo

“Pertemuan saudagar Bugis Makassar XIX, dalam persepsi kami selaku Pemkab Wajo sangat mengapresiasi acara ini. Dan akan melakukan lobbi kepada para pengusaha saudagar Bugis Makassar yang sukses di rantau untuk kembali berinvestasi di Sulsel pada umumnya dan khususnya di Kabupaten Wajo,” pungkas H. Amran, SE.

Lagi ditambahkan, dimana pertemuan saudagar Bugis Makassar hari ini, merupakan gagasan dari tiga serangkai tokoh Sulsel, yaitu; Yusuf Kalla, Aksa Mahmud dan Alwi Hamu.

“Pemkab Wajo juga akan mempromosikan Danau tempe sebagai obyek wisata andalan Kabupaten Wajo,” tutupnya.
(Syahrir AR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *