Ekspor Rumput Laut, Prof Nurdin Abdullah: Pemerintah Tidak Boleh Dilayani tapi Harus Melayani

Makassar, kosongsatunews.com – Kepemimpinan dan karya nyata Prof HM Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaiman masing-masing sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan berbuah manis untuk para pengusaha dan investor.

Kali ini CV Adi Tirta sudah menikmati langsung, terobosan-terobosan pasangan yang dikenal dengan Prof-Andalan, khususnya di bidang eskpor bahan baku rumput laut.

CV Adi Tirta sendiri melakukan ekspor di negara China, Amerika, Amerika Latin dan Spanyol. Eskpor pun memiliki nilai yang sangat fantastis mencapai 100 sampai 125 ton per bulannya.

Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah mengungkapkan, petani di Kabupaten Bantaeng sudah merasakan langsung penghasilan dari rumput laut, bahkan hasil dari penjualan rumput laut tersebut petani sudah bisa membeli mobil.

“Dulu dari Bantaeng, itu harga Rp 7000 menjadi Rp 17000. Karena kenaikan harga yang tinggi petani langsung beli mobil. Nah sekarang sudah mencapai Rp 25.000 per kilogramnya,” jelas Gubernur Sulsel, saat meninjau langsung gudang rumput laut, di Pelabuhan Perikanan Untia, Makassar, Senin (15/7).

Diharapkannya, semua yang berkaitan dengan perizinan baik eskpor maupun izin industri-industri harus diberikan kemudahan, karena pemerintah menurutnya, tidak lagi dilayani oleh masyarakat, investor atau pengusaha, tapi pemerintahlah yang harus melayani.

“Pemerintah tidak boleh dilayani, tapi pemerintah harus melayani. Bila perlu pemerintah harus menjemput bola. Ini khan investor dan pengusaha memberikan keuntungan untuk masyarakat Sulsel,” pungkas alumni S2 dan S3 dari negeri sakura, Jepang.
(Syahrir AR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *